1. Secangkir Inspirasi
  2. »
  3. Tahu Nggak Sih Bikin Jadwal Harian Bikin Kamu Lebih Produktif

inspirasi hari ini

Tahu Nggak Sih Bikin Jadwal Harian Bikin Kamu Lebih Produktif

Tahu Nggak Sih Bikin Jadwal Harian Bikin Kamu Lebih Produktif

Rutinitas harian tiap orang sudah tentu berbeda, tergantung jadwal harian masing-masing, tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, atau bisa juga berdasarkan impian dan target yang ingin dicapai. Nah, agar semua kegiatanmu dalam satu hari bisa berjalan lancar dan kamu bisa lebih produktif, buatlah jadwal harian. Simak yuk, tips membuat jadwal harian agar kamu jadi lebih produktif dalam artikel ini.

Tips Membuat Jadwal Harian Agar Lebih Produktif

1. Susun Jadwal Harian Berdasarkan Prioritas

Kebanyakan orang mulai membuat jadwal harian berdasarkan pertanyaan, "Apa agenda saya hari ini?" Apakah ini salah? Tidak, kok. Tetapi kalau kamu membaca banyak buku biografi orang sukses, kamu bisa menemukan bahwa orang-orang sukses selalu berusaha merancang kegiatan dan hidup yang mereka jalani setiap hari secara strategis dan memprioritaskan hal-hal penting. 

Skala prioritas di sini bisa berdasarkan penting atau kurang penting, hasil yang didapatkan, atau urgensi dari pekerjaan. Setelah mengelompokkan kegiatan berdasarkan prioritas, susunlah secara urut mulai kegiatan yang memiliki prioritas tinggi hingga prioritas rendah.

2. Harus Ada Ukuran Waktu (Durasi Setiap Kegiatan)

Timeline atau durasi untuk menyelesaikan setiap kegiatan penting dicantumkan dalam jadwal harian. Ukuran waktu untuk setiap pekerjaan ini penting agar kamu bisa bekerja lebih fokus dan tidak membuang-buang waktu. Menentukan durasi pengerjaan tugas juga membantu kamu menentukan jumlah kegiatan dalam satu hari, tidak kurang dan tidak berlebihan.

3. Pelajari Pola Distraksi yang Sering Terjadi

Meski kamu sudah membuat jadwal harian serapi dan sedetail mungkin, ada saja distraksi atau "gangguan" yang membuat pekerjaan jadi sedikit tertunda. Distraksi bisa berbentuk notifikasi handphone yang menyala, telepon dari relasi, atasan yang membutuhkan bantuan, email penting, dan sebagainya. Pelajari dan catat kapan distraksi muncul dan berapa lama distraksi ini berlangsung. Dari analisisi pola distraksi, kamu bisa menyusun jadwal harian yang lebih baik di hari selanjutnya. Contoh: memastikan "gangguan" hanya akan datang pada saat jam istirahat kerja.

4. Masukkan Jam Istirahat ke Jadwal Harian

Sehebat atau sekuat apa pun fisikmu, jelas kamu tidak mungkin bekerja terus menerus selama 8-10 jam sehari tanpa istirahat. Bukannya makin produktif, kelelahan fisik dan mental bisa membuatmu malah tidak produktif. Untuk itu, sediakan waktu istirahat, baik waktu istirahat umum (makan siang) dan waktu jeda antar pekerjaan (beristirahat 10-15 menit setelah menyelesaikan satu pekerjaan). 

Nah, kalau sudah memiliki waktu istirahat di jadwal harian yang kamu buat, arahkan setiap distraksi pada jam istirahat. Kamu bisa membaca email atau menjawab telepon dari relasi pada jam ini sambil menikmati secangkir kopi Kapal Api Gula Aren. Manisnya gula aren berpadu dengan biji kopi kualitas terbaik dari kopimu tidak saja meningkatkan semangatmu untuk bekerja, namun bisa membuat distraksi jadi kegiatan produktif bentuk lain di sela waktu bekerja. 

5. Masukkan Jadwal Evaluasi dan Perencanaan di Akhir Hari

Bangun kebiasaan baik untuk melakukan evaluasi di akhir hari, misalnya sebelum pulang kerja atau malam sebelum tidur. Pada jam tersebut, lihat kembali jadwal satu hari yang sudah kamu lalui, lalu catat hasil dari setiap pekerjaan. Mana pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan baik dan mana yang belum selesai. Setelah proses evaluasi dan analisis selesai, jangan lupa susun rencana kerja atau jadwal harian untuk keesokan harinya. Membuat perencanaan kegiatan di malam hari akan membantu kamu jadi tahu apa yang penting untuk dilakukan, bahkan sejak kamu bangun tidur di pagi hari.

***

Nah, dari 5 tips membuat jadwal harian di atas, mana yang sudah kamu lakukan? Selain membuat jadwal harian, produktivitas kerja juga harus didukung dengan pola pikir yang kreatif. Yuk, latih pola pikir kreatif dengan cara ini.

 


CEK ARTIKEL LAINNYA
PT. Santos Jaya Abadi (KAPAL API) ALL RIGHTS RESERVED.