Apakah kamu pernah mengalami sudah minum kopi, tapi bukannya segar malah masih ngantuk dan lemas? Tenang, kamu nggak sendiri.
Secara sains, kopi memang terbukti bisa jadi penyelamat rasa kantuk selama dikonsumsi dengan benar. Dikutip dari European Journal of Medicinal Chemistry Reports dengan judul Pharmacology of Caffeine and its Effects on The Human Body menemukan bahwa kafein yang ada pada kopi sifatnya mirip dengan adenosin, bedanya adenosin membuat kantuk, sementara kafein membuat kamu terjaga dan fokus dengan cara memblok zat adenosin di otak.
Meski begitu, efek kafein pada kopi tidak selamanya bekerja dengan maksimal. Ada beberapa faktor penyebab yang memugkinkan kamu tetap mengantuk.
Kurang Tidur atau Kurang Istirahat
Salah satu penyebab utama kopi terasa “nggak mempan” adalah kurang tidur. Seperti yang dijelaskan, kafein bekerja dengan cara menghambat Adenosin yang merupakan zat mengantuk di otak. Jadi jika tubuh kamu sudah terlalu lelah karena kurang istirahat, kadar adenosine tentu bisa menumpuk terlalu tinggi. Akibatnya, efek kafein jadi kalah kuat, dan rasa lemas tetap muncul.
Penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health juga menunjukkan bahwa kurang tidur kronis tidak bisa sepenuhnya “ditutupi” hanya dengan konsumsi kafein. Jadi, seberapa pun nikmatnya kopi hitam yang kamu minum, tubuh tetap butuh istirahat yang cukup untuk benar-benar pulih.
Dehidrasi
Faktor lain yang sering diabaikan adalah dehidrasi. Jika asupan air putih kamu kurang, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan yang ditandai dengan rasa lelah, pusing, dan sulit fokus. Menurut penelitian dalam European Food Safety Authority, dehidrasi ringan dapat mempengaruhi energi dan fungsi kognitif. Jadi, kalau setelah ngopi kamu masih merasa lemas, bisa jadi tubuhmu sebenarnya sedang “haus”, bukan kekurangan kafein. Solusinya, tetap cukupi kebutuhan cairan harian kamu dengan air putih sebelum atau sesudah ngopi..
Pada akhirnya, jika kamu ingin benar-benar merasakan manfaat dari secangkir Kopi Kapal Api favoritmu, pastikan tubuhmu juga dalam kondisi yang siap menerima “boost” tersebut.
Baca juga:
Menolak Tua! Begini Cara Menikmati Kopi Hitam yang Bikin Awet Muda
Berapa Lama Idealnya Kopi Harus Dihabiskan? Ini Kata Ahlinya
Kerja Jadi Lebih Produktif? Ternyata Kuncinya Ada di Kopi dan Musik
Sumber: Hellosehat.com, Newsinhealth.nih.gov, Myprotonhealth.com, Efsa.onlinelibrary.wiley.com